10 Master Prompt Infografis di Gemini Notebook untuk Guru

Table of Contents

Infografis bisa menjadi salah satu cara paling efektif untuk membantu siswa memahami materi dengan lebih cepat.

Daripada hanya membaca paragraf panjang, siswa dapat melihat hubungan konsep, urutan proses, perbandingan, data, atau rangkuman materi dalam satu tampilan visual.

Saat ini, guru juga bisa memanfaatkan Gemini Notebook untuk membantu membuat infografis berdasarkan sumber materi yang sudah dimasukkan ke dalam Notebook.

Kita tidak harus memulai dari nol.

Saya sudah menyiapkan 10 Master Prompt Infografis di Gemini Notebook yang dapat digunakan oleh guru dari berbagai jenjang dan mata pelajaran.

Download 10 Master Prompt

Silakan download dan edit master prompt lengkap melalui tautan berikut:

👉 https://docs.google.com/document/d/1AZMKACJhqSQdPpX-C2pUkgesc_WZhgyA/edit?usp=sharing&ouid=110150830111298067594&rtpof=true&sd=true

Guru cukup mengganti beberapa bagian seperti:

  • [Jenjang/Kelas]

  • [Mata Pelajaran]

  • [Topik]

  • [Jumlah Bagian]

Setelah itu prompt dapat langsung digunakan di Gemini Notebook.

10 Style Infografis yang Bisa Digunakan

Di dalam file tersebut terdapat 10 jenis master prompt infografis.

1. Timeline Infographic

Cocok untuk materi yang memiliki urutan waktu atau kronologi.

Contohnya:

  • peristiwa sejarah,

  • perjalanan tokoh,

  • perkembangan teknologi,

  • tahapan perubahan suatu fenomena.

2. Step-by-Step / Process Infographic

Cocok untuk menjelaskan sebuah prosedur atau langkah kerja.

Misalnya:

  • langkah melakukan eksperimen,

  • prosedur keselamatan kerja,

  • cara menyelesaikan soal,

  • tahapan membuat suatu produk.

3. Comparison Infographic

Digunakan untuk membandingkan dua atau lebih konsep.

Misalnya:

  • hewan vertebrata dan invertebrata,

  • energi terbarukan dan tidak terbarukan,

  • pecahan biasa dan pecahan desimal,

  • sistem pemerintahan dua negara.

4. Concept Map Infographic

Cocok untuk membantu siswa melihat hubungan antara satu konsep dengan konsep lainnya.

Konsep utama ditempatkan di tengah, kemudian dikembangkan menjadi beberapa cabang.

Style ini sangat cocok digunakan sebagai rangkuman materi.

5. Data & Statistics Infographic

Digunakan untuk menampilkan informasi berupa:

  • angka,

  • persentase,

  • hasil survei,

  • hasil penelitian,

  • hasil pengamatan.

Informasi dapat divisualisasikan menggunakan grafik, ikon, atau angka besar.

6. Hierarchy Infographic

Cocok untuk materi yang memiliki tingkatan atau klasifikasi.

Misalnya:

  • klasifikasi makhluk hidup,

  • struktur organisasi,

  • tingkat pemerintahan,

  • pengelompokan jenis benda.

7. Cycle Infographic

Digunakan untuk menjelaskan proses yang terus berulang.

Contohnya:

  • siklus air,

  • daur hidup kupu-kupu,

  • siklus ekonomi,

  • siklus produksi.

8. Illustrated Explainer Infographic

Style ini menggunakan ilustrasi sebagai bagian utama dari penjelasan.

Biasanya dilengkapi dengan:

  • label,

  • ikon,

  • panah,

  • callout,

  • keterangan singkat.

Sangat cocok digunakan untuk materi yang memiliki banyak bagian atau struktur.

9. Visual Summary / Fact Sheet

Style ini cocok digunakan untuk membuat rangkuman satu halaman.

Isinya dapat berupa:

  • pengertian,

  • kata kunci,

  • rumus,

  • fakta penting,

  • contoh,

  • kesimpulan.

Guru dapat menggunakannya sebagai materi penguatan sebelum siswa mengerjakan tugas atau asesmen.

10. Storytelling Infographic

Informasi disusun seperti sebuah cerita.

Alurnya dapat berupa:

Konteks → Masalah → Fakta → Proses → Dampak → Kesimpulan

Style ini sangat cocok digunakan untuk membahas fenomena atau permasalahan kontekstual.


Bagaimana Memanfaatkan Infografis di Dalam Kelas?

Infografis sebaiknya tidak hanya dibuat kemudian ditampilkan kepada siswa.

Guru dapat menjadikannya bagian dari aktivitas pembelajaran.

Berikut salah satu contoh simulasi.

Contoh Simulasi Pembelajaran

  1. Jenjang: SMP Kelas VII
  2. Mata Pelajaran: IPA
  3. Materi: Sistem Pencernaan Manusia
  4. Style Infografis: Illustrated Explainer
  5. Model Pembelajaran: Cooperative Learning

Sebelum Pembelajaran

Guru terlebih dahulu memasukkan sumber materi tentang sistem pencernaan manusia ke dalam Gemini Notebook.

Kemudian guru menggunakan Master Prompt Illustrated Explainer.

Contoh instruksi yang digunakan:

Topik: Sistem Pencernaan Manusia
Mata Pelajaran: IPA
Jenjang/Kelas: VII SMP

Guru meminta Gemini Notebook membuat infografis yang menampilkan:

  • organ-organ pencernaan,

  • fungsi setiap organ,

  • urutan perjalanan makanan,

  • proses utama yang terjadi pada setiap organ.

Setelah infografis selesai dibuat, guru menampilkannya melalui proyektor atau Papan Interaktif Digital.

Fase 1: Mengamati

Guru tidak langsung menjelaskan semua isi infografis.

Siswa diberi waktu sekitar 2–3 menit untuk mengamati.

Guru dapat memberikan pertanyaan awal seperti:

“Apa saja organ pencernaan yang kalian temukan pada infografis ini?”

atau

“Menurut kalian, dari organ mana perjalanan makanan dimulai?”

Tujuannya agar siswa terlebih dahulu membaca dan menginterpretasikan informasi visual.

Fase 2: Diskusi Kelompok

Siswa kemudian dibagi menjadi beberapa kelompok.

Setiap kelompok mendapat satu pertanyaan.

Misalnya:

Kelompok 1
Apa fungsi mulut dalam proses pencernaan?

Kelompok 2
Apa yang terjadi ketika makanan masuk ke lambung?

Kelompok 3
Mengapa usus halus memiliki peran penting?

Kelompok 4
Bagaimana urutan perjalanan makanan di dalam tubuh?

Siswa menggunakan infografis sebagai sumber awal untuk berdiskusi.

Fase 3: Eksplorasi Infografis

Setelah berdiskusi, perwakilan kelompok maju ke depan.

Jika menggunakan Papan Interaktif Digital, siswa dapat menunjuk langsung bagian infografis yang sedang mereka jelaskan.

Misalnya siswa mengatakan:

“Makanan pertama kali masuk melalui mulut, kemudian menuju kerongkongan.”

Siswa kemudian menunjukkan bagian tersebut pada infografis.

Dengan cara ini, infografis bukan hanya menjadi media yang dilihat, tetapi menjadi bagian dari proses komunikasi siswa.

Fase 4: Guru Memberikan Tantangan

Guru kemudian memberikan pertanyaan yang jawabannya tidak tertulis secara langsung.

Contohnya:

“Apa yang kira-kira terjadi jika salah satu organ dalam sistem pencernaan tidak bekerja dengan baik?”

Siswa diminta menggunakan informasi dari infografis untuk membuat kesimpulan.

Pada tahap ini siswa mulai bergerak dari sekadar membaca informasi menuju proses bernalar.

Fase 5: Membuat Infografis Versi Siswa

Sebagai aktivitas lanjutan, setiap kelompok dapat diminta membuat versi sederhana dari infografis tersebut.

Namun masing-masing kelompok mendapat fokus berbeda.

Misalnya:

  • Kelompok 1 membuat infografis perjalanan makanan.

  • Kelompok 2 membuat infografis fungsi organ pencernaan.

  • Kelompok 3 membuat infografis gangguan sistem pencernaan.

  • Kelompok 4 membuat infografis pola hidup untuk menjaga kesehatan pencernaan.

Dengan demikian, siswa tidak hanya menjadi konsumen informasi visual.

Mereka juga belajar menyusun informasi menjadi bentuk visual yang lebih sederhana.

Fase 6: Refleksi

Di akhir pembelajaran, guru dapat menampilkan kembali infografis awal.

Kemudian tanyakan:

“Setelah belajar hari ini, bagian mana dari infografis ini yang sekarang lebih kalian pahami?”

Guru juga dapat menggunakan satu pertanyaan singkat sebagai exit ticket.

Contohnya:

“Tuliskan urutan perjalanan makanan dari mulut hingga keluar dari tubuh.”

Dari jawaban tersebut, guru dapat melihat apakah siswa sudah memahami konsep utama.


Infografis Tidak Harus Menjadi Produk Akhir

Salah satu kesalahan yang sering terjadi ketika menggunakan teknologi dalam pembelajaran adalah terlalu fokus pada produknya.

Infografis yang bagus memang menarik.

Namun tujuan utamanya bukan menghasilkan gambar yang indah.

Yang lebih penting adalah bagaimana infografis tersebut digunakan untuk:

  • memantik rasa ingin tahu,

  • membantu siswa melihat hubungan konsep,

  • menjadi bahan diskusi,

  • membantu siswa menjelaskan kembali materi,

  • mendorong siswa membuat kesimpulan.

Karena itu, setelah membuat infografis di Gemini Notebook, pikirkan satu pertanyaan sederhana:

“Apa yang akan dilakukan siswa dengan infografis ini?”

Jika siswa hanya melihatnya, pemanfaatannya masih terbatas.

Tetapi jika siswa diminta mengamati, membandingkan, berdiskusi, menjelaskan, mengkritisi, dan membuat versi mereka sendiri, maka infografis dapat menjadi bagian dari pengalaman belajar yang jauh lebih bermakna.

Download Master Prompt

Saya sudah menyiapkan 10 Master Prompt Infografis Gemini Notebook dalam satu dokumen yang dapat diedit dan digunakan kembali.

👉 Download 10 Master Prompt lengkap di sini:

https://docs.google.com/document/d/1AZMKACJhqSQdPpX-C2pUkgesc_WZhgyA/edit?usp=sharing&ouid=110150830111298067594&rtpof=true&sd=true

Silakan pilih style infografis yang sesuai dengan tujuan pembelajaran, kemudian sesuaikan:

[Jenjang/Kelas] + [Mata Pelajaran] + [Topik] + [Jumlah Bagian]

Tidak harus membuat semuanya sekaligus.

Mulai dari satu materi yang sedang diajarkan, buat satu infografis, lalu coba gunakan sebagai bahan diskusi di kelas.

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!

Posting Komentar